TENTANG KAMI

Tadabbur Institute merupakan sebuah komunitas belajar al-Qur’an berbasis daring yang dipandu oleh Guru Iswan dan Guru Mulia. Komunitas ini berkomitmen menjadi ruang pembelajaran al-Qur’an yang mendalam dan interaktif. Tadabbur Institute menyelenggarakan berbagai program unggulan, seperti Tadabbur Live melalui platform TikTok bersama Guru Mulia, kelas interaktif melalui Zoom, serta kajian mingguan dalam forum Tadabbur Space yang terbuka untuk umum.

Sebagai bentuk fasilitas pembelajaran yang berkelanjutan, Tadabbur Institute juga membentuk grup WhatsApp yang berfungsi sebagai media komunikasi, diskusi, dan tanya jawab seputar materi yang telah dan akan dipelajari. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung dalam sesi formal, tetapi juga dapat berlanjut kapan pun diperlukan, sesuai dengan semangat belajar sepanjang hayat.

PROFIL GURU

Guru Iswan

Iswan Muhammad Isa
Pontianak, 4 Februari 1958
Direktur Albarakah Center
Penulis Buku “Rasionalitas Qur’ani”

Pendidikan dan pengetahuan agama diperoleh secara non formal. Pengetahuan dasar tentang Tauhid dan cara membaca kitab bertulisan Arab-Melayu didapat dari orang tuanya Muhammad Isa bin Daeng Achmad bin Daeng Mekkah dan guru mengaji beliau Ustadz Mahmud yang dikenal sebagai guru agama di kampungnya. Pengetahuan Bahasa Arab banyak diperoleh dari seorang aktivis senior Muhammadiyah di kota Singkawang, almarhum Ustadz Muin Akhmad yang merupakan guru Bahasa Arab beliau semasa bertugas sebagai pegawai negeri di sana. Sejak sekolah menengah beliau tertarik mengumpulkan, membaca serta merangkum pemikiran-pemikiran pokok yang bersifat objektif dalam berbagai literatur agama, teologi, filsafat, dan budaya mulai dari literatur
klasik, modern, dan post-modern. 

Pada tahun 2006, atas anjuran rekan-rekannya, beliau mendirikan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Islam ‘Albarakah Center’ di Pontianak yang diresmikan wali kota Pontianak saat itu, Bapak dr. Buchary A Rahman dan didampingi ketua PIKI saat itu, Bapak Ibrahim Banson. Beliau telah menerbitkan satu buku berjudul “Rasionalitas Qurani” sebagai kerangka berpikir, bertindak, dan menilai sesuai prinsip qurani pada tahun 2018. Saat ini aktif mengajar dan menulis di akun media sosial Facebook.

Guru Mulia

Achmad Syarif
Jakarta, 19 Agustus 1992
Tiktoker Dakwah
Penulis Buku: Masajidallah, Konektivitas Shalat, Metode Praktis Tadabbur Al-Qur’an, Moral Universal, Ayat-Ayat Evolusi

Achmad Syarif, lahir di Jakarta 19 Agustus 1992 dari pasangan Tohir dan Arie Sugiharti. Mengenyam pendidikan agama formal di Pondok Modern Darussalam Gontor lulusan 2009. Setelah itu melanjutkan kuliah jurusan Perbandingan Agama di Institut Studi Islam Darussalam (sekarang Universitas Darussalam Gontor) Ponorogo dan menyelesaikan S1 pada tahun 2014. Pada tahun 2016 melanjutkan studi S2 di International Islamic University of Islamabad, Pakistan. Pada tahun 2018 memutuskan untuk mengajar di Malaysia sampai tahun 2021.

Sekarang fokus menjadi Tiktoker dakwah yang berfokus kepada kajian rasionalitas Qur’ani. Aktivitas dakwah beliau meliputi Tadabbur Live setiap pagi bakda shalat subuh, Tadabbur Space yaitu kajian rutin eksklusif kepada grup belajar Tadabbur Institut, dan mengadakan kelas kelas dengan tema tertentu. 

HUBUNGI KAMI